Keajaiban Surat Al-Waqi’ah

Keajaiban Surat Al-Waqi’ah

Surat Al-Waqi’ah adalah salah satu surat dalam Al-Qur’an yang memang terkenal kedahsyatan dan keberkahannya. Keberkahannya mampu melenyapkan kemiskinan dan mendatangkan rejeki yang luar biasa yang tidak bisa dijangkau dengan akal. Dan apabila dalam aktifitas sehari-hari baik dari kalangan Pejabat, petani, pengusaha dan papapun usaha keseharian, apabila dibarengi dengan istiqamah membaca Surat Al-Waqi’ah dalam setia hari, maka insyaAllah akan merasakan kehebatan dan kedahsyatan dari Surat Al-Waqi’ah ini.

Dengan melihat kedudukan surat Al-Waqiah yang sedemikian besar khasiatnya untuk mendatangkan rejeki bagi kita, marilah mulai sekarang membacanya secara rutin setiap hari atau setiap malam. Karena memang surat itu penuh berkah dan mengundang kekayaan serta mengusir kemiskinan bagi siapa saja yang mau secara rutin membacanya.

Dalam beberapa riwayat, diungkapkan bahwa Rosulullah bersabda:

Barangsiapa membaca surat Al-Waqi’ah setiap malam, maka kemiskinan tidak akan menimpa dirinya untuk selamanya

Surat Al-Waqi’ah adalah surat kekayaan, maka bacalah surat itu dan ajarkan kepada anak-anak kalian

Ajarkanlah istri kalian surat Al-Waqi’ah, karena sesungguhnya surat itu adalah surat kekayaan.

Diantara fadhilah-fadhilah membaca surat Al-Waqi’ah adalah:

  1. Jika dibaca setiap malam sebagai wirid, maka tidak akan tertimpa kepapaan.

Rasulullah bersabda :

Man qara’a suratal-Waqi’ati kulla lailatil lam tusibhu faqah, wa suratul-Waqi’ati suratul-gina faqra’uha wa ’allimuha aulada-kum.
Artinya:
“Barangsiapa membaca surat Al-Waqi’ah tiap malam, maka tidak akan menimpa kepadanya kepapaan. Dan surat Al-Waqi’ah adalah surat kaya, maka bacalah dan ajarkanlah kepada anak-anak kamu.”

2. Imam Ja’far ra. berkata: “Barangsiapa membaca surat Al-Waqi’ah pada waktu pagi ketika keluar dari rumahnya untuk bekerja, atau untuk mencari kebutuhan. Maka Allah Ta’ala mempermudah rezekinya dan mendatangkan hajatnya. Dan barangsiapa membaca surat Al-Waqi’ah pada waktu pagi dan sore, maka ia tidak akan kelaparan atau kehausan, dan tidak akan takut terhadap orang yang akan memfitnah, sedangkan fitnahannya kembali pada orang itu”. (Khazinatul Asrar Kubra, hal. 360)

3. Disebutkan dalam Khawashul Qur’an, siapa yang membaca surat Al-Waqi’ah sebanyak 41 kali dalam satu majlis, maka didatangkan hajatnya, terutama urusan rezeki. Dan barangsiapa membaca surat Al-Waqi’ah sesudah sholat Asar sebanyak 14 kali dalam satu majlis, maka didatangkan hajatnya, terutama urusan rezeki. Aturan tersebut adalah mujarab. Jika menginginkan datangnya rezeki dari Allah dengan tak terkira-kira datangnya, maka bbacalah surat Al-Waqi’ah selama 40 hari berturut-turut jangan terputus, dan setiap harinya dibaca 40 kali.

4. Dengan mewiridkan surat Al-Waqi’ah sebagai bacaan rutin setiap hari dan malam, maka Allah menjauhkan kefakiran selamanya. Sa’d Al Mufti mengatakan, bahwa hadist ini shahih.

Rasulullah bersabda:

Man qara’a suratal-Waqi’ati lam yaftaqir abada.
Artinya:
“Barangsiapa (membiasakan) membaca surat Al-Waqi’ah, maka ia tidak akan kefakiran selamanya.”

Kisah nyata yang ditulis oleh Muhammad Makhdlori dalam satu buku yang berjudul ”Keajaiban Mambaca Al-Qur’an. Kisah jelasnya begini ;

Ada seorang petani yang ditimpa kerugian besar hingga mengalami depresi akut yang kian hari tambah memenatkan otaknya. Sementara hasil panen yang ditunggu-tunggu malah diserang hama hingga dirinya seakan-akan tidak punya harapan untuk menutup hutangnya di Bank. Modal habis, tanaman kentangnya ludes hingga dirinya mengalami puncak kesialan. Rumah satu-satunya rupanya sudah diincar oleh bank karena jatah waktu penyetoran sudah beberapa bulan tidak dapat menutupnya. Dia bingung, mau mencari hutang malah menambah problem baru, tidak hutang dari pihak debt collector sudah memberikan batas waktu sekitar satu bulan lagi harus menyelesaikan tanggungannya. Padahal uang yang harus dibayar tidak sedikit. Disela-sela pikirannya pernah tersirat keinginan untuk bunuh diri, tetapi niat itu diurungkan karena walau bagaimana itu bukan penyelesaian yang terbaik.

Hingga pada suatu hari, ia pergi pada salah seorang yang dipandang linuwih (orang pintar) didaerahnya. Ia mencoba untuk berkeluh kesah dari A sampai Z agar pada Pak Kiai yang bernama Mbah Nasir yang sekarang sudah almarhum memberikan pitutur sekedar wejangan penenang hati.

”Secara materi saya tidak bisa membantu, tetapi hanya bisa memberikan jalan keluar barangkali bisa menyelesaikan masalahmu. Inipun tergantung kemantapan dan keyakinanmu untuk melaksanakan. Karena jika kamu mantap dan benar-benar meminta bantuan pada Allah SWT, maka pasti akan ada jalan keluar walaupun dengan cara yang tidak disangka-sangka datangnya.” Jelas Sang Kiai.

Peripun Mbah (Gimana Mbah) apa yang dapat kuperbuat?” tanyanya masih belum mengerti.

”Bacalah Surat Al-Waqi’ah sebanyak-banyaknya setiap malam selama 40 hari jangan sampai bosan. Dan itu saja.” ungkap sang Kiai.

Tidak ada cara lain kecuali dirinya mengikuti pesan atau anjuran dari sang Kiai yang baru saja dikunjungi olehnya. Maka dengan anjuran sang Kiai, setiap malam ia pun pasti berdzikir ayat-ayat Al-Qur’an tepatnya surat Al-Waqi’ah sebanyak-banyaknya dari habis isya’ sampai menjelang Subuh, begitu seterusnya sampai pada hitungan waktu empat puluh hari.

Namun sejauh ia melaksanakan dzikir Surat Al-Waqi’ah, sejauh ini juga belum ada tanda-tanda pertolongan dari siapa pun yang ingin memberi pertolongan. Karena itu, ia masih gundah dan gelisah, karena waktu yang sudah ditentukan oleh debt collector bank sudah lewat beberapa hari. Ia menduga kalau penagih bank sudah siap menyita rumahnya. Dan dia juga berpikir dimana ia akan bertempat tinggal kalau rumah satu-satunya benar-benar disita oleh pihak bank. Yang aneh, walau jangka waktu yang ditentukan oleh pihak bank sudah terlewati, namun tukang penagih bank juga tak kunjung datang kerumahnya. ”Apakah ini yang dimaksud pertolongan?. Gumamnya dalam hati.

Karena tidak betah, ia segera berkunjung ke bank maksudnya untuk menanyakan permasalahan tersebut kenapa rumahnya tidak disita dan kenapa pihak bank tidak datang kerumahnya. Tetapi aneh sungguh aneh, ketika sampai di bank malah bagian kasir dengan tersenyum dan menawarkan pinjaman kepadanya dengan ramah. Dia pun sangat kaget mendengar apa yang disampaikan oleh kasir bank, dan tak mengeri merasakan hatinya sangat kaget.

”Loh! Bukannya rumah saya mau disita tapi kenapa….? ungkapnya terputus.

”Bapak kemarin kan sudah melunasi hutangnya, dan sekarang jika bapak mau pinjam biar saya buatkan brosur peminjaman yang baru. Tawar sang kasir.

”Subhanallah……. Maha Suci Engkau Yaa Allah, sungguh Engkau telah memberikan pertolongan kepada hambanya yang mau bersungguh-sungguh memintanya. Alhamdulillah…. terima kasih ya Allah”. Seketika ia pun bersujud dilantai bank dan tidak peduli banyak orang yang melihatnya termasuk sang kasir yang ada didepannya pun tidak tau maksud apa yang ia kerjakan.

*************

Kisah nyata juga dialami oleh teman penulis, teman dari penulis adalah seorang guru pada salah satu sekolah swasta, dan pada tahun 2009 kemarin dia menyelesaikan kuliahnya yaitu S-1. Teman tersebut  terbilang yang pengahsilan ekonominya sangat kecil dan hanya mengandalkan perolehan yang didapat dari sekolahnya, itu pun tidak seberapa nilanya karena sekolah swasta. Karena dituntut kelayakan maka dia disuruh kuliah oleh kepala sekolahnya, dia pun meng-iyakan apa yang dikatakan oleh kepala sekolah tersebut. Dia pun berpikir ”akan kuliah” akan dapat biaya dari mana? Pikirnya. Sedang dia sudah berkeluarga dan punya dua anak serta masih punya angsuran sepeda motor dalam setiap bulannya. Akhirnya dia pun dengan ucap Bismillah mulai daftar dan masuk kuliah.

Pada  pada tahun 2009 kemarin dia Wisuda S-1. sesekali saya bertanta pada dia, ”Gimana kuliahnya, katanya sudah Wisuda?. Tanya saya. Alahamdulillah sudah selesai. Kata dia.

Saya pun bertanya; biaya kuliahnya siapa yang bantu ?

Alhamdulillah berkat Surat Al-Waqi’ah saya dapat menyelesaikan biaya kuliah, bahkan angsuran sepeda motor juga lunas serta untuk keperluan keluarga pun tercukupi. Katanya dia.

Nah, singkat cerita kata dia bahwa selama dia kuliah selalu mengamalkan dzikir Al-Qur’an Surat Al-Waqi’ah setiap pagi dan sore sebanyak 11 kali. Itu pun dilakukan selama dia kuliah, bahkan sambil berangkat kuliah dari rumahnya sampai sampai dikampus tidak henti-hentinya menbaca Surat Al-Waqi’ah tersebut, begitu juga dilakukan ketika dia pulang dari perkuliahan.

Begitulah kiranya kedahsyatan Surat Al-Waqi’ah yang memunculkan aura keberuntungan bagi siapa saja yang mau mengamalkan dan mendzikirkan surat ini.

***************

About these ads

3 Tanggapan

  1. Assllamualikum wr wb,

    Alhamdulilah saya dari SMP selalu mengamalkan surat al waqiah, sampe sekarang alhmdulilah saya sellu membaca suroh trsbt. bahkan alhamdulilah saya pun hafal semua dengan surotul al waqiah.manfaatnya sangat banyak dn Subhanalloh, setiap ada permasalahan sellu Alloh SWT mmbrikan jalan keluar. Memang tdk langsung di jwb doa2 saya, namun karena dari dlu sya mengamalkan surotul waqiah, alhamdulilah dalm segi rezeki dan kesulitan semua Alloh mudahkan. saya biasa membaca Al waqiah setiap hari setelah Sholat Dzuha , dzuhur dn Ashar, karena sudah terbiasa dari SMP diasrama sellu diwajibkan membaca Al Waqiah.Alhamdulilah dsetiap kesempatan, jika saya tidak sempat sholat Dzuha pun saya membaca dalam hati surotul waqiah, alhamdulilah tenang sekali setelah membaca Surotul Waqiah tersebut. Maha suci Alloh dengan segala firmanNya.

    Wassalamua’laikum Wr Wb.

  2. Amin Allohuma Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: