28. Idola Gus Dur adalah Para Sufi

Siapakah orang yang diidolakan oleh Gus Dur? para artis, pemain sepak bola, politisi, hartawan atau ilmuwan sebagaimana kebanyakan orang? Bukan itu semuanya. Menurut Kiai Said Aqil, Gus Dur sangat mengidolakan para sufi.

“Pokoknya idolanya para sufi yang filosof. Beliau senang sekali dengan judul disertasi saya, Hubungan Allah dengan Alam,” katanya.

Beberapa sufi yang buku dan kisah hidupnya banyak dipelajari oleh Gus Dur adalah Junaidi al Bagdadi, Ibnu Sina, Al Ghozali.

Ketika intelektualitasnya sudah sangat matang, Gus Dur menjadi bosan dengan pendekatan logis. Setiap orang yang kenal dengan Gus Dur akan kagum dengan instuisinya.

Dijelaskannya, orang kalau memberikan masukan ke Gus Dur dengan analisis, Gus Dur ngak ngreken (memperhatikan), tapi kalau ngaku dapat isyarah, ia akan memperhatikan karena hal ini tidak ada batasnya sementara rasionalitas ada batasnya.

“Ilham, ilmu ladunni, kasyaf, itu ngak ada batasnya, asal jangan ngaku mendapat wahyu atau mengaku nabi,” tuturnya.

Ia mencontohkan Ibnu Arabi mengaku mendapat ilham, tetapi mengatakan lastu nabiyyah warasullah, saya bukan nabi, padahal isinya luar biasa, sementara itu pendiri Ahmadiyah mengaku dapat wahyu.

“Ini salahnya mengaku mendapat wahyu, bukan menjadi wali, padahal isi bukunya bagus,” terangnya. (mkf)

Sumber : NU Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: